Berikut Beberapa Tips Berkebun Untuk Pemula

Mencoba berkebun adalah awal yang baik bagi Anda untuk mengisi waktu luang Anda, keluar dari rutinitas, menghilangkan stres dan menjelajahi hobi. Tetapi memulai sesuatu yang baru tentu saja memiliki tantangannya sendiri. Belajar berkebun untuk pemula, yang ingin mulai berkebun dengan memanfaatkan tanah rumah yang tidak terlalu luas.

Beberapa hal yang perlu Anda ketahui dan perhatikan jika Anda ingin berhasil berkebun. Ini akan sedikit kotor, tetapi Anda akan merasa sangat puas dan merasa terbayar dari berkebun setelah melihat hasilnya.

Berikut ini adalah tips mudah berkebun untuk pemula yang ingin mulainya:

Pilih tempat yang tepat.

Tanaman membutuhkan sinar matahari yang cukup untuk tumbuh, oleh karena itu, pastikan Anda memilih tempat yang tepat ketika akan menanam tanaman. Pilih tempat yang mendapat sinar matahari yang cukup sebagai taman Anda. Pastikan kebun Anda akan mendapatkan sinar matahari yang cukup pagi dan sore. Selain itu, pastikan tempat tempat Anda akan membuat taman dari lalu lintas dan hewan.

Baca juga:  Cara Menanam Bunga Baby Breath

Siapkan pupuk

Cara praktis adalah membeli kompos yang siap digunakan. Tetapi jika Anda siap untuk sedikit masalah, buat kompos Anda sendiri dari limbah rumah tangga. Sesuaikan waktu pembuatan kompos karena perlu beberapa saat untuk ‘menyelesaikan’ kompos, sehingga siap digunakan sebelum benih siap untuk tidak setuju.

Pilih biji bunga besar

Ada dua jenis biji bunga: besar dan halus / kecil. Bagi pemula disarankan untuk menanam benih besar karena akan lebih mudah untuk menipu. Pilih benih yang tidak perlu penanganan khusus. Hanya dengan meregangkan permukaan tanah subur, maka Sirew, benih akan tumbuh dengan sendirinya.

Tanaman pada waktu yang tepat

Beberapa jenis tanaman membutuhkan lingkungan tertentu untuk tumbuh. Sementara beberapa jenis tanaman lain memakan waktu beberapa bulan sebelum Anda dapat menikmati hasilnya. Oleh karena itu, pastikan Anda tahu jenis tanaman apa yang dapat ditanam di area tempat Anda tinggal dan kapan Anda harus mulai menanamnya.

Baca juga:  Cara Menanam Buah Renda (Carissa Carandas)

Sesuaikan dengan iklim / cuaca lokal

Ketika kediaman Anda berada di kota iklim yang panas dan kering seperti Jakarta, Anda harus memilih benih yang dapat hidup dalam cuaca. Jangan kaget jika benih yang Anda bawa dari area puncak atau cipanas, Anda jarang berhasil menjaganya tetap tumbuh dan berbunga. Banyak tanaman dan bunga tidak dapat bertahan dalam cuaca tertentu, seperti cuaca dingin atau panas.

Sesuaikan dengan media tanam

Apa yang dimaksud dengan menanam media di sini adalah tanah sebagai tempat di mana pertumbuhan benih. Jika Anda memiliki tanah yang dapat ditanam, beri jarak antara biji dengan benih lain untuk memiliki cukup tempat ketika tumbuh dan berkembang. Tetapi ketika menggunakan media pot, itu memprediksi bunga besar untuk menyesuaikan ukuran pot.

Jangan lupa dengan parasit

Potong tanaman Anda juga penting. Triming di sini berarti Anda harus secara teratur mencabut gulma atau parasit tanaman lain sehingga tanaman Anda dapat tumbuh dengan baik.

Baca juga:  Cara Menanam Buah Gandaria Agar Cepat Berbuah

Jangan bunuh cacing tanah

Apakah Anda menemukan beberapa cacing di tanah kebun Anda? Pastikan Anda tidak membunuhnya! Cacing adalah salah satu hewan penting untuk kebun Anda. Cacing dapat membantu menanam bagian dalam yang lebih dalam untuk menemukan sumber air dan makanan. Selain itu, cacing juga dapat membantu mencegah penyakit pada tanaman dan bahkan memberi mereka makanan yang dibutuhkan.

Pertahankan konsistensi

Tetapkan niat untuk konsisten dari awal benih penyemaian sampai akhirnya berkembang dan kemudian berbunga. Sirawa setiap tanaman sesuai kebutuhan, karena ada beberapa jenis yang membutuhkan banyak air dan beberapa cukup dengan sedikit air. Jika Anda gagal dalam berkebun untuk pemula, jangan menyerah. Coba lagi dan coba sampai akhirnya berhasil.

Leave a Reply

Your email address will not be published.