9 Pilihan Menu Berbuka Puasa di Jalan yang Praktis

Menepikan kendaraan untuk ke rumah makan atau sekedar membeli takjil di pinggir jalan saat waktu berbuka mungkin bisa jadi pilihan anda.

Banyak orang lebih suka menunggu sampai di rumah sebelum berbuka puasa. Namun, kemacetan lalu lintas yang sering terjadi menjelang waktu berbuka menjadi peluang bagi para penjaja makanan dan minuman untuk menawarkan hidangan sebagai pembuka puasa. Meskipun sangat menggoda, beberapa penjaja tersebut menjajakan makanan yang mengandung kolesterol tinggi dan diragukan kebersihannya.

Sebenarnya, tidak masalah untuk berbuka di jalan asalkan sudah mempersiapkan bekal makanan sehat sebelumnya. Dengan begitu, seseorang dapat menghindari godaan untuk membeli makanan yang kurang baik bagi kesehatan saat terjebak kemacetan menjelang waktu berbuka tiba. Persiapan yang matang akan membantu menjaga pola makan yang sehat selama bulan Ramadan.

Berikut aneka menu berbuka yang praktis ketika anda berada di jalan.

Buah Kering

Menu Berbuka Puasa

Untuk bekal berbuka di jalan, buah kering seperti kurma dan keripik pisang bisa jadi pilihan yang menarik. Makanan ringan ini tidak akan membuat tangan lengket dan yang paling penting, mengandung banyak nutrisi. Rasanya sangat cocok untuk menambah tenaga setelah berpuasa seharian.

Agar praktis, seseorang bisa mengemas buah kering atau keripik pisang ke dalam tempat makan mini atau plastik agar tidak terlalu banyak memakan ruang di dalam tas. Dengan begitu, makanan sehat ini siap disantap kapan saja ketika waktu berbuka tiba, bahkan di saat masih terjebak kemacetan di jalan.

Persiapan bekal yang mudah dibawa seperti ini bisa mencegah godaan untuk membeli makanan tidak sehat dari penjaja di pinggir jalan. Selain sehat, kebiasaan ini juga bisa menghemat pengeluaran saat bulan Ramadan.

Anggur

Berbuka puasa dengan buah-buahan kecil bisa jadi pilihan yang menyegarkan. Buah dengan kandungan air yang banyak, seperti anggur atau stroberi, sangat cocok untuk menghilangkan dahaga setelah seharian berpuasa. Selain itu, buah-buahan segar tersebut juga membawa rasa manis yang lezat dan menyehatkan.

Dengan ukurannya yang kecil, buah-buahan ini mudah dibawa ke mana-mana sebagai bekal berbuka di perjalanan. Seseorang bisa mengemas buah favoritnya ke dalam wadah kecil agar tidak terlalu banyak memakan tempat di dalam tas. Begitu waktu berbuka tiba, buah segar ini akan menjadi kudapan yang nikmat untuk melepas dahaga dan lapar.

Selain rasanya yang menyegarkan, buah juga kaya akan nutrisi penting seperti vitamin, mineral, dan serat yang dibutuhkan tubuh setelah menjalani puasa. Jadi, tidak ada salahnya untuk menjadikan buah-buahan sebagai menu utama berbuka, terutama bagi yang ingin menjaga pola makan sehat selama Ramadan.

Jus

Untuk bekal berbuka di perjalanan, jus buah bisa jadi pilihan camilan yang sangat praktis. Dengan menikmati jus, seseorang tidak perlu repot mengunyah buah utuh, terutama jika sedang berada di dalam kendaraan umum yang sesak. Cukup dengan menyedot lewat sedotan, rasa segar dari buah-buahan bisa langsung dinikmati.

Agar kesegaran jus buah tetap terjaga, disarankan untuk menyiapkannya di sore hari, tidak terlalu jauh dari waktu berbuka nanti. Buah-buahan segar bisa diblender bersama dengan air, madu, atau susu untuk menambah cita rasa yang nikmat. Tak lupa, jus buah sebaiknya dimasukkan ke dalam botol tertutup agar tidak tumpah selama perjalanan.

Dengan begitu, begitu waktu berbuka tiba, seseorang bisa langsung menyeruput jus buah yang menyegarkan meskipun masih di dalam kendaraan atau terjebak kemacetan. Rasa manisnya yang alami juga bisa sedikit memuaskan rasa lapar sebelum menikmati hidangan utama untuk berbuka nanti di rumah. Bekal jus buah ini benar-benar camilan yang praktis dan sehat untuk disantap di mana saja.

Sereal kering

Bagi mereka yang terbiasa menikmati sereal untuk sarapan, makanan itu juga bisa dijadikan pilihan berbuka di perjalanan. Sereal dalam bentuk kering dan dikemas seperti snack wafer atau biskuit bisa dibawa dengan mudah ke mana-mana sebagai bekal.

Jenis sereal kering ini tahan lama dan tidak akan rusak meski disimpan dalam tas selama berjam-jam menunggu waktu berbuka tiba. Teksturnya yang renyah juga membuat sereal tetap nikmat disantap meski sudah tidak sehangat ketika baru dimasak.

Sereal kering bisa menjadi pengganjal perut yang praktis sebelum menikmati hidangan utama untuk berbuka nanti. Pilihannya pun beragam, dari yang berbahan gandum utuh hingga varian rasa buah-buahan. Seseorang bisa memilih sereal kesukaannya dan mengemas sebagian ke dalam wadah tertutup atau plastik agar tidak berceceran.

Dengan begitu, begitu waktu berbuka menjelang, sereal tinggal dikeluarkan dari dalam tas dan langsung bisa dinikmati meskipun masih di dalam kendaraan atau kantor. Rasa kenyang dari sereal akan mencegah perut terlalu keroncongan menunggu hidangan lain tersedia nanti.

Kacang

Kudapan populer seperti kacang-kacangan bisa menjadi alternatif yang menarik untuk menu berbuka di perjalanan. Biji-bijian seperti kacang tanah, kacang almond, atau kacang mede mengandung protein yang baik untuk tubuh.

Protein dalam kacang-kacangan ini akan membantu menjaga ketahanan tubuh selama menjalankan ibadah puasa. Selain itu, kudapan tersebut juga kaya akan nutrisi lain seperti serat, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan tubuh.

Kacang-kacangan sangat praktis untuk dijadikan bekal berbuka karena bentuknya yang kecil dan awet untuk dibawa ke mana-mana. Seseorang bisa mengemas kacang favorit dalam wadah kedap udara atau plastik agar renyah dan tahan lama.

Rasa gurih dan renyah dari kacang akan memberi sensasi kenyang lebih lama sembari menunggu untuk menyantap hidangan utama nanti setelah sampai di rumah. Ditambah lagi, mengonsumsi kacang-kacangan sambil mengemudi atau di kendaraan umum jauh lebih aman dibandingkan makanan lain yang bisa berceceran.

Yoghurt

Minuman probiotik semakin banyak dipilih orang belakangan ini sebagai pengganti minuman bersoda atau jus buah biasa. Produk ini hadir dalam berbagai varian rasa yang menarik, mulai dari stroberi, anggur, hingga rasa kopi.

Selain rasanya yang segar, minuman probiotik juga kaya akan manfaat untuk kesehatan tubuh. Kandungan probiotik di dalamnya baik untuk menjaga keseimbangan bakteri baik di dalam usus. Tak hanya itu, sebagian merek juga menambahkan vitamin D yang bebas laktosa, sehingga aman dikonsumsi penderita alergi susu.

Dengan komposisi nutrisinya itu, minuman probiotik bisa menjadi alternatif yang lebih sehat dibandingkan minuman manis lainnya, terutama untuk disantap saat berbuka puasa. Rasa manisnya yang segar sangat cocok untuk melepas dahaga setelah menahan haus seharian.

Agar selalu siap sedia, seseorang bisa menyiapkan persediaan minuman probiotik di rumah sebelum berangkat bekerja atau ke tempat lain. Minuman tersebut mudah dibawa dengan menggunakan tas pendingin agar tetap dingin dan nikmat untuk diminum nanti saat waktu berbuka tiba.

Crackers dan biskuit

Makanan ini juga bisa dijadikan pilihan asalkan tidak dimakan dalam jumlah yang berlebihan, ya. Lebih baik pilih makanan yang tidak terlalu tinggi kandungan gulanya, mungkin biskuit gandum bisa menjadi pilihan yang lebih baik.

Teh atau Susu Rendah Kalori

Minuman ini bisa dipersiapkan dari kantor sebelum pulang, jadi lebih nyaman saat di perjalanan pulang. Pastikan untuk menyiapkan termos atau tumbler agar minumannya tetap hangat ya.

Madu

Untuk menggantikan energi yang hilang, kalian bisa memilih madu kemasan sebagai alternatif yang baik. Madu ini kaya akan karbohidrat sehingga cocok untuk menjaga stamina tetap terjaga.